Situs Judi Online Bola , Live Casino , IDN Poker , IDN Live , Slot dan Tembak ikan Terbaik dan terpercayaalt=

Kemarin (2020) 8.521

8.521
Trailer

Nonton Film Kemarin (2020) Subtitle Indonesia

Sinopsis Indonesia Kemarin (2020)

Nonton Film Kemarin (2020) Film Berdasarkan Tsunami Banten 2018 dan Cuplikan 55 Jam. Tentang persahabatan, perjuangan, perpisahan dan merelakan orang yang dicintai. Dokudrama perjalanan, karir dan bencana Seventeen.

Download Film Kemarin (2020) : 1080p DOOD

sumber

Pada 22 Desember 2018, Indonesia kembali mengalami duka dengan kejadian tsunami yang menghantam daerah yang berada di sekitar Selat Sunda. Kejadian tersebut sampai menyebabkan 400 orang tewas, lebih dari 7.000 orang terluka, dan 23 orang hilang. Pada saat tsunami, ada beberapa selebritas Indonesia yang menjadi korban, termasuk personel band Seventeen.

Hanya satu personel Seventeen yang selamat dari kejadian tsunami tersebut, yaitu sang vokalis yang bernama Ifan Fajarsyah atau yang dikenal sebagai Ifan Seventeen. Dua tahun setelah kejadian tsunami Selat Sunda, kisah tentang Seventeen pun tertuang dalam sebuah film dokumenter yang berjudul Kemarin yang dirilis pada Desember 2020.

Tiga bulan setelah perilisan Kemarin, Mahakarya Pictures dan Bioskop Online kembali merilis film ini tetapi dalam versi director’s cut. Menurut sang sutradara, yaitu Upie Guava, sebenarnya enggak terlalu banyak perubahan antara versi bioskop dengan versi director’s cut. Namun, Upie meyakinkan bahwa versi director’s cut bakal terasa jauh lebih emosional.

Kemarin sebenarnya enggak hanya berpusat pada penceritaan Seventeen saat kejadian tsunami Selat Sunda. Film ini dimulai dengan menceritakan awal terbentuknya Seventeen sejak 1999. Enggak hanya sekadar diceritakan secara sekilas, kalian bisa menemukan detail terbentuknya Seventeen secara lengkap, hingga bagaimana mereka menemukan vokalis yang pada saat itu belum diisi oleh Ifan.

Tak semua dari kalian mungkin tahu bahwa Seventeen ternyata telah ada sejak 1999 dan memiliki vokalis yang berbeda. Namun lewat Kemarin, kalian bisa tahu bagaimana perjuangan Seventeen dari nol. Menariknya lagi, penceritaan tentang perjuangan awal Seventeen enggak hanya diceritakan oleh personel terdahulunya saja. Namun, film ini juga menghadirkan pihak luar dari band Seventeen yang menceritakan sisi lain dari perjuangan band ini.

Eross Chandra (gitaris Sheila on 7) dan Erix Soekamti (pemain bas Endank Soekamti) turut memberikan sudut pandang mereka dalam perjuangan Seventeen. Kehadiran mereka bisa dibilang semakin melengkapi penceritaan perjuangannya Seventeen karena kalian bisa tahu bagaimana sudut pandang dari pihak yang berbeda. Kalian seakan dibawa untuk bisa merasakan perjuangannya Seventeen dari berbagai sisi.

Setelah memperlihatkan fase perjuangan, Kemarin kemudian memperlihatkan fase kesuksesannya Seventeen. Pada fase ini, kalian bakal tahu latar belakang di balik pembuatan lagu populernya Seventeen, yaitu “Selalu Mengalah” dan “Jaga Selalu Hatimu”. Selain menampilkan kebahagiaan, kalian juga disajikan dengan berbagai konflik yang dialami Seventeen di fase kesuksesannya ini.

Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin bertiup. Pepatah tersebut tepat menggambarkan Seventeen pada fase ini. Konflik internal pun enggak dapat terelakkan, hingga salah satu personel memutuskan keluar dan tersisa empat personel Seventeen. Namun dari sini, mereka berusaha kembali bangkit dan membuktikan mereka tetap bisa teguh walau hanya tinggal berempat.

Pada kenyataannya, mereka mampu mempertahankan kesatuan mereka hingga Desember 2018. Sayangnya, Seventeen harus dipisahkan oleh kejadian tsunami Selat Sunda yang menewaskan tiga personel band ini. Setelah kalian melihat fase perjuangan dan kesuksesan, kalian kemudian dibawa ke fase terberatnya Seventeen ketika band ini “dibubarkan” secara paksa oleh maut.